RSS

Seseorang yang Diandalkan

Seseorang yang Diandalkan

Nats : Tuhan, tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai (Mazmur 91:2)
Bacaan : Mazmur 91

Dalam bukunya The Fisherman and His Friends, Louis Albert Banks menceritakan tentang dua pelaut yang ditugas-kan untuk mengawasi kapal-kapal yang berlayar jauh ke tengah laut. Sepanjang malam itu badai mengamuk sehingga om-bak melemparkan satu orang dari mereka ke laut. Anehnya, pelaut yang tenggelam justru yang berada dalam ruang kapal yang terlindung, sedangkan yang selamat adalah pelaut yang berada di ruang terbuka dan lebih dekat dengan laut. Apa sebabnya? Karena orang yang tenggelam itu tidak berpegangan.

Itulah gambaran sikap orang-orang ketika mengalami ujian dalam hidupnya! Ketika hidup berjalan dengan baik, mereka merasa tidak memerlukan bantuan. Namun ketika keadaan menjadi sulit, kakinya pun terpeleset sampai jatuh. Karena mereka menolak pertolongan Allah dan tidak mau berpegangan, mereka sangat mudah tenggelam.

Sebaliknya orang-orang yang berpegang erat kepada Tuhan akan dapat melewati kemalangan berat yang menimpa. Mereka cenderung berkata, “Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan tanpa Tuhan.” Itu berarti mereka tahu bahwa Bapa surgawi selalu bersama mereka untuk menguatkan, menjaga, dan melindungi mereka.

Mereka yang menyandarkan harapan kepada Allah memiliki Seseorang yang senantiasa dapat diandalkan dalam setiap keadaan hidupnya. Mereka dapat mengatakan bahwa Tuhan adalah “Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai” (Mazmur 91:2). Bagaimana dengan Anda? Dapatkah Anda berkata seperti itu? –Richard De Haan

ALLAH TIDAK MENJANJIKAN HIDUP TANPA BADAI
TETAPI DIA BERJANJI AKAN MENOLONG KITA MELEWATINYA

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 3, 2014 in Filosofi

 

Boeing VS Airbus

Saat menunggu di ruang tunggu C1 Terminal 1 Bandara Soekartno Hatta Jakarta, saya menyempatkan ngobrol dengan penumpang lain yang hendak balik ke Denpasar Bali.

Setelah ngalor-ngidul akhirnya kita ngebahas pesawat yang akan kami tumpangi, sebut saja penumpang tersebut Bunga mahasiswi pts terkenal di jakarta, dia lagi mau liburan di pulau dewata sembari mengunjungi saudaranya di seputaran denpasar.

Awalnya, Bunga menanyakan kepada saya, “mas kira-kira kita entar naik Boeing berapa ya” ku jawab, kita tidak naik Boeing, tapi kita naik AIRBUS A319 pesawat baru dari maskapai MANDALA AIR. Seperti nya Bunga sedikit bingung, bedanya Airbus dan Boeing apa seh??

Boeing adalah nama pesawat rakitan dari Boeing Company. Di Indonesia pengunaan pesawat ini sangat dominan, dimana maskapai Indonesia rata-rata memiliki pesawat dari Boeing dengan seri dari Boeing 737-200 Hingga yang terbaru Boeing 737-900ER yang di miliki dari LION AIR, dan Lion Air adalah pengguna pertama dari jenis pesawat model baru ini di dunia, sebuah kebanggan tersendiri bagi Bangsa Indonesia bisa mencicipi rakitan terbaru dari perusahaan BOEING ini.

Boeing 737 adalah pesawat sederhana komersial untuk penerbangan jarak dekat atau jarak sedang, namun kini, BOEING 737 telah banyak modifikasi, adalah BOEING 737-900 ER (Extended Range), telah di kembangkan untuk jarak jelajah yang cukup jauh, dimana pesawat ini mampu menempuh jelajah lebih dari 5000 KM dan pesawat model ini, sangat cocok untuk penerbangan dari Indonesia Barat ke Indonesia bagian Timur. 737-900ER ini pun telah di lengkapi HUD (Head Up Display), yaitu peralatan yang biasanya di lengkapi untuk pesawat MILITER dimana fungsinya untuk mempermudah para Supir Pesawat (pilot) melakukan manuver, kemiringan pesawat. Salah satu maskapai yang menggunakan Boeing adalah Lion Air yaitu Boeing 737-900ER

AIRBUS adalah perusahaan saingan dari Boeing dan McDonnell Douglas, dimana perusahaan yang bermarkas di prancis ini di dirikan tahun 2001, keberadaan perusahaan ini membuat para petinggi dari Boeing sedikit kebakaran jengot, dimana pesawat andalan mereka Boeing 747 Jumbo Jet yang mereka miliki sebagai pesawat raksasa terbesar kini telah tergantikan oleh airbus a380, dimana airbus membuat pesawat yang memiliki badan pesawat yang lebih besar dengan adanya 2 deck dari depan hingga ekor pesawat.
Kemarin saat saya balik dari Jakarta, saya mengunakan jasa dari Mandala Air dengan mengunakan pesawat Airbus A319, yang konon kata pihak MANDALA AIR, airbus ini adalah pesawat baru yang di pesan di perusahaan Airbus. (mandala air airbus a320)

Tapi menurut saya, lebih enak naik AIRBUS dari pada BOEING, ya karena posisi kursinya lebih lega dan lebih cangih peralatannya ketimbang BOEING.

Selamat menikmati perjalanan saudara.. 😉

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 27, 2014 in Filosofi

 
Kutipan

Laku Wong Enom

Oleh : -agt agung pypm-

Siapakah ‘Uwong Enom’. Wong-enom adalah orang muda. ‘Uwong sing esih enom-enom’. Usianya, menjangkau antara sesudah misdinar, sampai jadi pengantin. Dus, berkisar, antara usia 17-tahunan, hingga 30-an. Maka tepat di sini, diistilahkan dengan sebutan OMK, orang muda katolik.

Apakah ciri-khas Wong-enom, atau orang muda. Tentu saja ciri khasnya adalah, sebagai ‘uwong’, sebagai manusia. Itu ciri khas yang pertama. Ciri kedua, adalah ‘enom’, muda. Tentang ini, ada lagunya:

1. Darah-muda, darahnya para remaja.
Yang selalu merasa gagah, lalu tak mau mengalah.
 
2. Darah-muda, darahnya yang ber-api-api,
Yang maunya menang sendiri, walau salah tak perduli.

Darah muda………..

Interlude: 
3. Biasanya, para remaja, berpikir-nya sekali saja.
 
Tanpa menghiraukan akibatnya.
 
Wahai kawan, para remaja,
 Waspadalah dalam melangkah, 
Agar tidak menyesal pada akhirnya. 
–> ke-1, interlude, ke-3, ke-1

Terlepas dari sosok pengarangnya, yang adalah Oma Irama, dalam sebuah lagunya, itulah sedikit gambaran ttg orang-muda. Namun dalam realita sejatinya bagaimana.

Dalam realita, keadaan orang-muda ber-aneka-warna. Di sini, saya angkat salah satu sisi-sisi orang muda:
1. Saya pernah duduk-duduk di angkringan dekat asrama-putri-Syantikara-Yogyakarta. Di dekat situ terdapat perempatan dengan lampu pengatur lalu-lintas: merah, kuning, hijau. Iseng meng-amati ramainya lalu-lintas. Banyak ternyata, yang melanggar aturan-aturan lalu-lintas: menyerobot lampu merah, melanggar garis tanpa putus, cara menyalib kendaraan lain, pemakaian helm. Mayoritas, yang melanggar itu siapa. Dilihat dari performa-penampilannya, ternyata adalah orang-orang muda. Malah, mahasiswa lagi.
2. Di jalan layang Janti YK & di terowongan KA Sungai serayu Pwkt, dalam tembok yang baru saja dicat bersih oleh dinas PU, tak lama muncul orek-orekan-tulisan. Macem-macem tulisannya:
1). Q-zruh….!
2). ‘Yeni, I love You’.
3). ‘Awas, iki orek-orekan…!’
4). ‘Tak ku-sangka….! Teganya dirimu’.
5). Dsb-dsb.
Lalu, yang nulis-nulis itu siapa……?
Agak bisa dipastikan, yang nulis, Orang mud…..
3. Di Pwkt, ada sebuah rumah kaki-lima. Penampilannya, sebagai bengkel las-knalpot. Tapi tak dinyana, di dalamnya, juga jualan ‘miras’.
Dan mayoritas yang datang, ternyata………..’orang-mud….’.
4. CCTV Gereja katedral, sempat merekam pencuri helm berkwalitas.
Dan ketika diputar ulang, pelakunya, ternyata orang-mud…..
5. Ketika OMK paroki katedral mengadakan sosialisasi Pemilu, pada minggu lalu.
Dari seratus undangan yang disebar, yang datang ternyata, cuma 25 percent. Piye, jaaaal……

Butir-butir tadi adalah sisi-sisi yang negatip. Sisi lain yang positip juga banyak:
a. Seorang misdinar paroki Cilacap, ketika lulus SMP, memilih SMK jurusan mesin. Agar, agar tak terlalu mem-bebani orang-tuanya.
b. Seorang mahasiswa Pwkt, kuliah sambil jualan pulsa. Guna menunjang kuliahnya.
c. Seorang misdinar Katedral, menjawab, ‘STM……Rm………, agar punya masa depan’, ketika ditanyai, sekolahnya di mana.
d. Seorang aktivist orang muda, nyambi belajar dunia entertainment, jadi penyiar, ketika kuliah. Untuk mengisi masa-muda, & masa-depannya.
e. Seorang mahasiswi sebuah stasi, kuliah di YK. Tekun belajar & berdoa. Berkegiatan ekstra sewajarnya. Baru saja lulus pendadaran tertutup & terbuka. Lulus semuanya. Dia kini jadi asisten dosen. Orang tuanya senang dan bangga.

Itulah layar lebar kehidupan orang-orang muda. Tak simpel ternyata jadi orang-muda. Banyak cita-cita, banyak pula godhanya. Dari ke-enakan pacaran, sampai narkoba. Dari krisis ekonomi, sampai keinginan berperforma bak artis-bintang-film-sinetron-telenovela. Lalu……… Lalu harus bagaimana sebagai orang muda. Tak mudah menjawabnya.

Tapi sekurang-kurangnya gini. Harus gathuk antara idealitas dengan realitas. Antara keinginan, dengan kemampuan. Antara soal agama, dengan neraka. Antara masa kini dengan masa depan.

Harus bijak, antara boleh dan tidak. Punya prinsip, tak-ela-elu, agar tak terbawa arus. Orang-muda hidup tak di awang-awang, melainkan di kenyataan. Butuh duit, butuh spirit. Maka orang muda butuh spiritualitas.

Spiritualitas, dari kata spirit. Artinya, Roh. Maksudnya, Roh yang menyemangati. Roh yang menjadi pedoman. Kata lain dari spiritualitas, adalah kerohanian. Youpz, ditarik dari mana kerohanian, atau spirit kaum muda. Tentu saja ditarik dari spiritualitas hidup Yesus, ketika muda.

Ciri khas Yesus ketika muda, adalah dia bisa menanggung & menjawab atas perbuatannya. Pendek kata, Yesus muda bisabertanggung-jawab. Bertanggungjawab pada Allah-Bapa, Ber-tanggung-jawab, pada dirinya sendiri. Bertanggungjawab pada orang-tuanya. Bertanggungjawab pada sesamanya. Dan bertanggungjawab pada masa-depannya. Tentu, bertanggung jawab atas misi-tugasnya, yakni melaksanakan penyelamatan umat manusia. Tak-tanggung-tanggung, malah sampai mati, disalib. Dia berani berbuat itu. Sebuah sifat patriotis, & ksatria-tis.

Dus orang-muda macam apa yang mau kita raih. Yang kita idealkan. Jawabannya, adalah: Orang muda yang bertanggung jawab.
Bertanggung jawab, terhadap diri sendiri,(1)
terhadap tubuhnya,(2)
terhadap pacarnya,(3)
terhadap orang-tuanya,(4)
terhadap studinya,(5)
terhadap masa-depannya,(6)
terhadap kawan-kawan & masyarakatnya,(7)
terhadap negaranya,(8)
terhadap Tuhan-Allahnya.(9)

Selamat menikmati & meng-isi masa muda.
Syalom. Wilujeng. Rahayu.
Wasalam

Laku Wong Enom

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 27, 2014 in Filosofi

 
Taut

Klan Tuan Sumerham

Klan Tuan Sumerham

Klan Tuan Sumerham

 

SEJARAH TUAN SUMERHAM DAN RAMBE

Dimulai dari Toga Sumba, mempunyai anak dua orang yaitu Toga Simamora dan Toga Sihombing. Toga Simamora memperistri putri dari keluarga Saribu Raja, sedangkan Toga Sihombing memperistri putrid dari Siraja Lottung, Toga Simamora, mempunyai anak dari hasil perkawinannya dengan putri dari keluarga Saribu Raja*, bernama Tuan Sumerham, dan seorang putri Si Boru Aek So Hadungdungan mempunyai cacat buta.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 14, 2013 in Filosofi

 
Gambar

Abstrak

gambar abstrak1

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 13, 2013 in Pertama

 
Status

Kendaraan Impian

Image

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 13, 2013 in Pertama